Isolasi Mandiri Di Rumah Begini Caranya Jika Fasilitas Terbatas

Terpapar positif covid-19 dengan kondisi tanpa gejala biasanya dianjurkan untuk melakukan isolasi (karantina) mandiri baik dilakukan  rumah ataupun di hotel. Isolasi mandiri ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan kepada pihak lain.

Sebaliknya jika mengalami tanda-tanda gejala, baik itu gejala ringan, sedang ataupun berat tentunya tidak disarankan isolasi (karantina) mandiri di rumah. Pihak tenaga kesehatan tentunya akan merujuk yang bersangkutan untuk dilakukan perawatan di rumah sakit.

Baca juga : Beberapa Makanan Ini Efektif Menurunkan Gula Darah

Yang sering menjadi pertanyaan adalah bagaimana karantina dilakukan di rumah jika sarana atau fasilitasnya terbatas ? Keterbatasan sarana atau fasiltas di rumah jangan menjadi hambatan. Pasien covid-19 tentunya masih dapat melakukan  karantina secara mandiri.

Isolasi Mandiri Di Rumah Begini Caranya Jika Fasilitas Terbatas
Isolasi Mandiri Di Rumah Begini Caranya Jika Fasilitas Terbatas – ayoyogya.com

Berikut ini ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam isolasi (karantina) mandiri walaupun dalam kondisi sarana atau fasilitas yang terbatas. Menurut dr Adiininggar seperti yang dikutip dari laman bisnis.com  Senin (21/06/2021) langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah :

Kamar tidur

Saat melakukan isolasi (karantina) mandiri di rumah sebaiknya kamar tidur yang dipakai pasien yang terpapar covid-19 harus terpisah dengan keluarga lainnya.

Baca juga : 6 Sinyal Tubuhmu Benar-Benar Membutuhkan Detox

Jika harus sekamar dengan pasien covid-19, maka harus tidur di kasur yang berbeda dengan jarak  1 mtr.  Apabila kamar memiliki jendela, sebaiknya jendela dibuka dan yakinkan perputaran udara di kamar baik. Jika memakai kipas angin, arahkan saluran angin ke luar kamar.

Kamar mandi

Apabila disaat melakukan isolasi (karantina) mandiri di rumah dan hanya memiliki satu kamar mandi, maka diupayakan ada sirkulasi yang bagus jika sedang dipakai. Memberikan interval waktu pemakaian sepanjang 30 menit sampai 1 jam dengan bagian keluarga lain.

Baca juga : Jenis Makanan Penyebab Penyakit Jantung

Membersihkan secara teratur kamar mandi sama air atau sabun atau disinfektan khususnya permukaan yang kerap digenggam bersama seperti gagang pintu, sakelar lampu, keran, flush toilet.

Aktivitas di luar kamar

Dalam kegiatan setiap harinya, pasien melakukan semua kegiatan tetap di dalam kamar, untuk meminimalisir contact dengan bagian keluarga lain, dan selalu membuka jendela untuk sirkulasi.

Baca juga : Mengenali Gejala Gula Darah Tinggi Dan Mengatasinya

Keperluan minum dan makan dapat disiapkan oleh bagian keluarga lain dan simpan di luar pintu kamar, pasien masih tetap makan sendiri dalam kamar dengan alat makan sendiri yang terpisah. Jika harus keluar kamar, selalu pakai masker klinis dan menjaga jarak dengan bagian keluarga lainnya.

Bagi kita yang sehat, tetap harus menjaga kesehatan dan melakukan tindakan-tindakan keamanan yang diintruksi oleh pemerintah. Beberapa langkah dasar yang dilakukan dalam isolasi (karantina) mandiri seperti yang dikutip dari P2PTM Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan situsnya p2ptm.kemkes.go.id yakni :

  1. Selalu menggunakan masker dan buang masker yang sudah digunakan di lokasi yang ditetapkan.
  2. Bila terindikasi sakit (gejala demam, flu dan batuk), tetap di dalam rumah. Tidak boleh pergi bekerja, sekolah, ke pasar atau ke ruang umum untuk menghindari penyebaran penularan.
  3. Gunakan sarana telemedicine atau media sosial kesehatan dan jauhi transportasi umum. Beritahukan dokter dan perawat mengenai gejala serta tanda-tanda, dan riwayat bekerja di wilayah terkena dampak atau contact dengan pasien COVID-19.
  4. Selama isolasi (karantina) mandiri, dapat bekerja di dalam rumah. Pakai kamar terpisah dari bagian keluarga yang lain, dan menjaga jarak 1 meter dari bagian keluarga.
  5. Lakukan pengujian temperatur tubuh harian, perhatikan batuk dan sesak napas. Hindari penggunaan bersama perlengkapan makan dan mandi dan tempat tidur.
  6. Aplikasikan sikap hidup bersih dan sehat, dan mengkonsumsi makanan bergizi, membersihkan tangan dengan sabun dan air mengucur dan gunakan masker jika bersin dan batuk.
  7. Menjaga kebersihan dan kesehatan rumah dengan cairan desinfektan. Selalu ada di ruangan terbuka dan berjemur di bawah cahaya matahari tiap pagi (±15-30 menit).
  8. Segera hubungi pasilitas layanan kesehatan bila sakit tidak berkurang seperti sesak napas dan demam tinggi, untuk memperoleh perawatan selanjutnya.

 

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *